Resensi Buku

Budaya Banyumasan yang Unik

Judul Buku: Banyumas Antara Jawa dan Sunda

Penulis: Drs Sugeng Priyadi MHum

Penerbit: Mimbar Media Utama

ISBN: 975-9036-18-7

Buku ini mengkaji identitas budaya masyarakat Banyumas yang posisinya unik secara geografis dan kultural. Sesuai judul, Banyumas diletakkan “di antara” dua kebudayaan besar: Jawa dan Sunda.

Buku ini membahas bagaimana masyarakat Banyumas memiliki dialek bahasa “ngapak” yang khas, seni tradisi seperti Calung, Wayang Golek Banyumasan, dan karakter masyarakat yang dikenal blak-blakan, egaliter, dan apa adanya.

Hal itu menjadi pembeda dengan budaya Jawa Mataraman yang lebih halus dan Sunda yang lebih lembut. Cover merah dengan gambar wayang dan batu candi menunjukkan nuansa sejarah dan budaya yang kental.

Buku ini mengisi kekosongan kajian. Jarang ada buku yang secara khusus membahas Banyumas sebagai kebudayaan peralihan/perbatasan. Jadi, buku ini memberi wawasan baru bahwa “Jawa” itu tidak homogen, ada varian budaya Banyumasan yang unik.

Banyumas Antara Jawa dan Sunda adalah buku penting untuk memahami keragaman budaya di Pulau Jawa. Buku ini membuktikan bahwa Banyumas punya jati diri sendiri yang tidak bisa disamakan begitu saja dengan Jawa Tengah atau Jawa Barat. Cocok untuk mahasiswa Antropologi/Sejarah, pelajar SMA, masyarakat Banyumas, dan pencinta budaya lokal.

Hanya gaya penulisannya cenderung akademis sehingga kurang ringan bagi pembaca umum. Secara keseluruhan, buku ini sangat penting bagi siapa saja yang ingin memahami jati diri masyarakat Banyumas.